Entri Populer

Selasa, 22 November 2011

ABSTRAK Kebudayaan sebagai Konteks dan Konten Pendidikan - Pendidikan sebagai Akulturasi


NIM : 117835430

Secara etimologi kebudayaan bersala dari kata budaya yang berarti pikiran; akal budi; hasil. Kebudayaan  yaitu; 1 hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian, dana adat istiadat; 2 keseluruhan pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalaman dan yang menjadi pedoman tingkah lakunya; 3 hasil akal budi dari alam sekelilingnya dan dipergunakan bagi kesejahteraan hidupnya. Konteks mempunyai arti bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan makna; 2 situasi yang ada hubungannya dengan suatu kejadian. Akulturasi mempunyai makna proses percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi. Konten berasal dari bahasa Inggris “contain “yang berarti isi/kandungan. Pendidikan berasal dari kata dasar didik yang artinya memelihara dan memberi latihan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Jadi pendidikan adalah proses pengubahan tingkah laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan.
Di Indonesia, pendidikan Nasionan berdasarkan pada kebudayaan.  Ada keterkaitan yang sangat erat antara pendidikan dan kebudayaan (nasional). Program-program Pendidikan Nasional diberdasarkan kebudayaan nasional, akan tetapi kebudayaan nasional perlu diwujudkan dan dikembangkan melalui pendidikan nasional.
KH. Dewantara  merumuskan pendidikan yang tertuang dalam asas-asas Taman Siswa yang terkenal dengan Pancadharma yaitu kodrat alam, kemerdekaan, kebangsaan, kebudayaan, dan kemanusiaan. Secara implisit beliau sudah mengemukakan bahwa pendidikan sebagai akulturasi. Dari beberapa unsur yang menunjang pendidikan. Antarunsur di atas tersebut saling berkaitan dan saling mendukung. dengan singkat tujuan Taman Siswa sebagai lembaga pendidikan dan kebudayaan ialah terwujudnya masyarakat tertib dan damai.
Tanpa proses pendidikan tidak mungkin kebudayaan itu bisa berlangsung. Pendidikan juga tak bisa lepas dari kebudayaan. Tanpa adanya pendidikan, masnusia tidak akan berbudaya. Pendidikan merupakan wadah dalam pencampuran berbagai unsur (akulturasi) etnis, budaya, bahasa, dan lainnya.


1 komentar:

  1. Baccarat is a very popular game in casinos today
    Baccarat is one of the most popular casino games for a very interesting 바카라 사이트 reason: it has many ways to play and is played for 메리트 카지노 주소 real งานออนไลน์ money

    BalasHapus